Allah berfirman, “Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan kembali tulang belulangnya? Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun kembali ujung-ujung jari jemari dengan sempurna (WS Al Qiyamah : 3-4)

Kaum kafir mengingkari kebangkitan setelah mati dan menjauhkan kemungkinan penciptaan mereka sekali lagi setelah tulang mereka hancur dan tubuh mereka menjadi debu, bahkan sebagaimana diceritakan dalam Alquran:

Sebenarnya mereka mengucapkan perkataan yang serupa dengan perkataan yang diucapkan oleh orang-orang dahulu kala. Mereka berkata, Apakah betul, apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami benar-benar akan dibangkitkan? (QS Al Mu’minun : 81-82)

Allah menjawabnya dalam gaya penekanan bahw Dia tidak kuasa mengumpulkan kembali tulang-belulang manusia dan penciptaan manusia itu lagi, tatapi jauh dari itu, Dia mampu menyempurnakan ujung-ujung jari mereka lagi. Pengumpulan tulang-belulang jauh lebih mudah bagi Allah, tidak berbeda apakah tulang-belulang besar atau kecil, seperti tulang tangan. Jika orang-orang kafir tidak percaya bahngwa Allah mampu mengumpulkan kembali tulang-tulangnya, Dia menantang mereka dengan yang lebih hebat lagi, yaitu berupa penyusunan kembali ujung-ujung jari mereka secara sempurna, termasuk sidik jari yang membedakan seorang manusia dari yang lainnya.

Ilmu pengetahuan modern belum lama ini telah berhasil menyingkapkan tirai beberapa misteri ujung jari dan menjelaskan sidik jari terdiri atas garis-garis timbul pada kulit yang berada diatas pori-pori keringat. Garis-garis itu memanjang, membelot, bercabang, beranting, dan mengambil bentuk tertentu pada setiap orang. Telah terbukti bahwa di dunia ini tidak ada sidik jari yang sama, bahkan antara saudara kembar yang berasal dari sel telur sekalipun.

Dan katakanlah, “Segala puji bagi Allah, Dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kebesaranNya maka kamu akan mengetahuinya….”(QS An Naml: 93)

Prof. Dr. Ahmad Fuad Pasya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s